Bingung Bikin Program Mulai dari Mana?

Buat: 12/26/2013 - 10:16
Bingung Bikin Program Mulai dari Mana? PHP Indonesia

Analisa dan Design | Salah satu kelemahan programmer pemula atau freelancer yang single fighter adalah langsung duduk di depan komputer setelah kegirangan mendapat project baru... Namun biasanya mereka akan langsung kebingungan apa yang harus dilakukan, coding yang yang harus dibuat lebih dulu, begitu banyak ide berkecamuk di kepala sehingga pusing sendiri :)) 

Solusinya adalah..... Jangan langsung duduk di depan komputer untuk langsung coding... tapi mulailah dengan mendefinisikan 5W +1H, dari aplikasi yang sedang kita buat. Kedengarannya seperti sedang membuat skripsi, namun rupanya langkah ini sangat banyak manfaatnya, antara lain:

  • Untuk menentukan ruang lingkup pengembangan aplikasi 
  • Untuk mendefinisikan fitur apa saja yang akan kita buat
  • Dengan jelasnya fitur yang mau dibuat, kita bisa tentukan timeframe pengerjaan
  • Sebagai dasar referensi bagi si programmer dengan client, agar jangan sampai proyek ini berkembang menjadi proyek semumur hidup dengan request tiada henti dari client :))
  • Serta banyak manfaat lainnya...

 

Penjabaran ringkas masing-masing poin adalah seperti di bawah ini....

  • Why: Definisikan "Kenapa" (why) aplikasi ini perlu dibuat, apa keuntungannya nanti bagi para penggunanya, sehingga ketika muncul pertanyaan dari pengguna tentang kegunaan aplikasi ini, kita bisa menjawab dengan sejumlah mafaat yang akan didapatkan oleh para penggunanya.
  • What: Jabarkan "Apa saja" (what) yang bisa dilakukan oleh aplikasi yang akan Anda buat, misalkan harus bisa mencatat data siswa, guru, nilai, jadwal, dst... dst... Diagram Use-Case di UML sangat membantu menjawab pertanyaan ini. List semua fitur yang akan dikembangkan, sehingga kita bisa tahu fitur mana yang harus dibuat awala, dan mana yang bisa dibuat belakangan.
  • Where: Dimana (where) aplikasi ini akan di-deploy, apakai pakai server khusus di sekolah bersangkutan atau sewa hosting, apakah aplikasinya harus diinstall di setiap client (desktop-based) atau cukup di server saja (web-based).
  • When: Kapan (when) aplikasi ini mulai dan kapan harus selesai dibuat... detilkan jadwal pengerjaan di masing2 fitur yang akan kita buat sesuai penjabaran *what* dan tentukan jadwal untuk konfirmasi dan progress report dalam jadwal.
  • Who: Tentukan siapa yang akan mengerjakan pembuatan aplikasi ini, perlukah bantuan orang lain? Siapa pula yang akan kita mintakan konsultasi tentang proses bisnis sekolah? Siapa pula user yang bisa kita tanyai untuk mengetahui detil day-to-day activity di sekolah? Hal ini penting karena kita sebagai programmer belum tentu tahu seluk beluk proses bisnis (atau proses manual) dari aplikasi yang kita buat.

 

Terakhir baru, 

  • How: Tentukan bahasa pemrograman yang akan kita pakai dan database apa yang akan kita pakai. buat desain aplikasi, sitemap, flowchart, alur proses manual serta desain databasenya, banyak sekali metode yang bisa kita pakai, Data Flow Diagram, UML, BPMN dan sebagainya

 

Setelah semua pertanyaan di atas terjawab... barulah mulai coding... Happy analysis, design, and development.

Ditulis ulang dari artikel ini.

 

About Author

Tentang PHP Indonesia

PHP Indonesia adalah sebuah komunitas untuk semua orang yang mencintai PHP. Fokus utama kami adalah pemrograman menggunakan bahasa PHP, namun tidak menutup kemungkinan pembahasan yang mencakup keseluruhan LAMP stack. Topik bisa dari pemrograman PHP, penanganan memcached, optimasi database, konfigurasi server, tuning server web, application deployment, framework PHP, hosting pilihan dan sebagainya.

Petunjuk Penulisan

Berikut ini adalah beberapa petunjuk penulisan artikel. Petunjuk dibuat bukan untuk membatasi tetapi demi menjaga kualitas artikel yang terpublikasi di situs ini. Selain itu, keseragaman gaya bahasa dapat menjaga readibilitas (tingkat keterbacaan) sehingga pembaca akan lebih nyaman dalam membaca artikel di situs ini.